Akad Asuransi Syariah (wakalah bil ujroh)

Memang Rezeki sudah di atur oleh Allah. Tetapi Kita wajib mengikhtiarkannya semampu yg kita bisa. Biaya pendidikan, biaya hidup dll semakin lama semakin meningkat, semua menjadi masalah ketika ternyata uang yag kita siapkan utk sekolah teralokasi karena sakit yang menimpa, atau sapi dan emas yg kita tujukan untuk tabungan sekolah anak-anak, cadangan dana pensiun, ternyata harus mati dan hilang di curi.

Nah, PT Takaful Keluarga Pelopor Asuransi Syari'ah, menjembatani seluruh peserta dengan akad wakalah (perwakilan) Bil ujroh (fee), untuk meminimalkan resiko financial akibat kematian, kecelakaan atau sakit. Karena, ibarat badan,  satu muslim dengan muslim yang lain adalah bersaudara, maka jika ada salah seorang dari peserta takaful tutup usia, maka anak-anak yang di tinggalkan dan menjadi yatim itu, menjadi tanggungan peserta lain. Kewajiban ini di wujudkan dengan pemberian santunan oleh seluruh peserta yang terkumpul dalam rekening Tabarru' (sebagian dana kontribusi yang di ikhlaskan oleh peserta untuk saling tolong menolong). Juga jika peserta yang lain sakit atau tertimpa musibah kecelakaan, maka kewajiban menolong di wujudkan dengan adanya santunan yang di keluarkan dari rekening Tabarru.

Jika ada yang masih berkata, Nyawa kok di asuransikan?? Benar...Nyawa adalah milik Allah, tidak ada yang bisa menggaransi, mengasuransikan nyawa yang melekat di badan kita.   Yang diasuransikan adalah NAFKAH yang biasa kita dapatkan dalam bentuk dana yang memang kita siapkan jika kematian datang menjemput untuk anak-anak, istri (istri-istri) yang di tinggalkan, agar mereka bisa tetap hidup layak seperti saat kita hidup.

"... Sesungguhnya engkau jika meninggalkan anak-anakmu dalam keadaan kaya (berkecukupan) adalah lebih baik daripada engkau meninggalkan mereka dalam kondisi miskin meminta-minta pada manusia.....(HR Bukhari).

Sesungguhnya, tidak ada seorangpun yang tahu apa yang di usahakannya besok, dan di bumi mana ia akan mati dan dengan cara yang bagaimana.
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang diperbuatnya untuk hari esok, dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(Al-Hasyr : 18).

Di Takaful Kita saling Bertaawaun, selain menjadi peserta, kita juga menolong peserta yang lain.


Selamat BerTaawuun !!!