Biaya Pendidikan

Berapa Biaya pendidikan anak-anak kita nantinya? Bagaimana Mempersiapkannya?

Bagi kita yang anak-anaknya berencana bersekolah di sekolah pemerintah (negeri) dan bukan di kota besar, biaya sekolah SD hingga SMA, sangat terjangkau. Rata-rata masih gratis dan itupun masih mendapat bonus seragam. Uang SPP hanya kisaran puluhan ribu dari 5 ribu hingga 50 ribu. Uang masuk SMA sekitar 1jtan. Sehingga para orang tua membuat tabungan pendidikan dalam aset dan tabungan (bank). Belum banyak yang berfikir ke instrumen investasi. karena apa yang mereka simpan (sawah, emas, tanah) dan tabungan sudah mencukupi untuk biaya hingga anak-anak mereka Kuliah. Kalaupun beberapa ikut Investasi Pendidikan (asuransi Pendidikan) beralih fungsi menjadi investasi untuk rencana pernikahan.

Berbanding terbalik dengan kita yang anak-anaknya bersekolah di sekolah negeri dan swasta di kota besar, jangankan kuliah, masuk Pra Sekolah saja sudah dalam kisaran 5jtan, SD 10jtan, SMP 6jtan, SMA 5jtan, belum uang buku tiap semester, Uang SPP 500ribuan. Dengan kebutuhan ini para orang tua mulai berpikir kreatif, kemana persiapan uang sekolah ini dialokasikan, agar minimal kebutuhan biaya saat anak-anak sekolah nanti sudah tersedia? Beralihlah mereka dari tradisional mjd type orang tua yang agresif, berani berinvestasi ke Reksadana, Unit Link, dan di kombinasikan dengan rajin membeli Emas. Yang berpikir resiko, kebanyakan memilih berinvestasi di Unit link dalam bentuk asuransi pendidikan. Mereka mengantisipasi kemungkinan resiko yang di hadapi, shg jika resiko itu terjadi, biaya sekolah anak-anak tidak terganggu.

Data 2010 Inflasi (kenaikan ) biaya pendidikan di indonesia rata-rata sebesar 13%. Entah dengan kenaikan BBM kemarin di tambah dengan menguatnya Dolar, inflasi pendidikan akan mencapai angka berapa. Dengan kisaran angka tersebut, kita para orang tua, lebih bijak dengan mencari instrumen investasi yang melebihi angka inflasi tersebut.

Nah, selamat Merancang masa depan cerah, untuk Cita Sang Buah Hati.
Mari Siapkan Masa Depan anak-anak kita, wujudkan Cita-cita mereka.

Selamat Berinvestasi | Takaful Pendidikan |Takaful Cendekia, Partner anda berasuransi pendidikan sesuai prinsip Syariah.
#ShiFinClic - +628888727679

Mempertimbangkang Investasi dan Beli Rumah


T : Berapa jatah investasi?
Ada rencana aku ambil perumahan dekat kampus untuk usaha kelak sepulang dari K*****, gimana menurut mba dan apa aja yang harus aku pertimbangkan?

Jawab
1. Jatah atau alokasi investasi di sarankan minimal 20% dr pendapatan, (10% di asuransi, boleh di Takaful Keluarga , 10% di instrumen lain spt deposito, emas atau reksadana.
Pembagian pendapatan dlm ilmu perencanaan keuangan di rekomendasikan dg alokasi : 10 20 30 40.
10% utk zakat infak sedekah, atau perpuluhan
20% utk investasi (asuransi, deposito, emas, reksDana, dll)
30% utk cicilan pembelian kendaraan atau kredit lainnya
40% utk biaya hidup.

2. Nah..utk pembelian rumah perlu di perjelas lagi apakah hendak beli saat ini secara kredit KPR, atau beli secara tunai nanti?
>> beli secara kredit : perlu di siapkan dp sebesar 20% dr harga rumah, biaya notaris, biaya kpr dll yg total besarnya 2-3% dr harga rumah. Misal ingin beli rumah seharga 360jt, maka dp dll yg perlu di siapkan adalah sebesar 88jtan.

> > Beli secara Tunai. Misal rencana beli rumah 6 th yg akan datang, harga rumah saat ini 360jt, 6 th lagi harga rumah akan mjd sekitar 626jt (inflasi 10%). Utk mendapatkan 626jt, maka mulai saat ini harus investasi sebesar 5,8jtan/bulan (selama 6th). Kemana investasinya..agar tercapai ? Silahkan baca di blog saya.

Demikian ulasan nya semoga penanya terjawab permasalahan keuangannya.
Salam investasi -ShiFinClic, Mudah, Nyaman, Profesional.

Recent

PROFIL FINANCIAL PLANNER - ILA ABDULRAHMAN

ILA ABDULRAHMAN, S.Pt., RIFA, RFC Siti Ruhailah Abdulrahman, S.Pt., RPP, RFA,   RIFA, RFC atau yang dikenal dengan Ila Abdulrahman, ad...

Baca Juga