Skip to main content

Posts

SHILA FINANCIAL

Shila Financial is a trusted financial consultancy brand committed to providing easy-to-implement, affordable, and professional financial solutions to the public. We recognize that many people struggle with managing their finances, and therefore we have Certified Financial Planners and internationally licensed professionals to help them better plan their finances and achieve a more empowered life and financial position. We have two business units: Shila Consulting and Shila Institute. Shila Consulting focuses on providing financial planning services, tax services, transfer pricing, mental health, branding, media planning and legal services to our clients. Shila Institute offers short classes on financial planning and related matters that are affordable and accessible to the general public, both for individuals and companies. We always prioritize high ethical and professional values in providing our services. We are committed to providing quality and trustworthy services to our clients
Recent posts

Resiko Perceraian Pada Pernikahan Pertama, Kedua dan Ketiga

Data dari National Center for Family and Marriage Research, Bowling Green State University Amerika Serikat menunjukkan mereka yang menjalani pernikahan kedua, 60 persen lebih rentan berujung pada perceraian. Risiko perceraian makin meningkat lima persen pada mereka yang menikah untuk ketiga atau keempat kalinya. Menurut pakar hubungan, ada beberapa faktor yang membuat pernikahan kedua atau ketiga rentan berujung pada perpisahan. Berikut, tujuh faktor penyebabnya mengutip Huffington Post, Rabu (15/3/2017), yang di kutip liputan6.com dan telah disesuaikan dengan financial planning: 1.            Belum selesai masalah dengan pasangan sebelumnya "Banyak pasangan yang memasuki pernikahan kedua sebelum masalah dengan pasangan di perkawinan pertama selesai. Hal ini tentu saja memicu masalah di kemudian hari, salah satunya mengenai kepercayaan terhadap pasangan," kata terapis Kurt Smith.  2.            Masalah finansial lebih rumit. Nafkah, biaya   anak2 pernikahan sebelumnya

Makan Siang Gratis? Berapa Dampak Besaran Penghematan Keuangan Keluarga ?

    Presiden terbaru tinggal beberapa hari lagi terpilih. Tetapi Statistica Speaking , Paslon 02 Pak Prabowo Subianto dan Mas Gibran memenangi kontestasi ini. Pengalaman pilpres-pilpres sebelumnya, versi Quick Count dan Real Count KPU tidak jauh berbeda. Proyeksi ke depan jika Pak Parbowo dilantik, berarti program, makan siang dan susu gratis, akan memberikan penghematan pengeluaran keluarga. Pak Airlangga mengatakan, rata-rata biaya makan gratis Rp15ribu/anak/hari. Tapi kan gak semua keluarga budget makannya 15ribu. Mari kita ambil contoh di Solo. . Hitungan kasar rata-rata per makan harga di Solo, Nasi + lauk (telor/ikan/ayam, Tempe/Tahu + sayur Rp5ribu-Rp10ribu/hari x 26 hari sekolah, setara dengan Rp130ribu-Rp260ribu/bulan.   Untuk susu diangka Rp2ribu/harix26 hari, senilai Rp 52ribuan/bulan. Total Rp182ribu-312rb/bulan. Nominal tersebut jika diinvestasikan, berpotensi menjadi Rp13jutaan - Rp 27 jutaan, jika di investasikan di produk Reksadana Pendapatan Tetap berimbal hasil 7%/t

Perjanjian Perkawinan, Pra dan Pasca Nikah (Prenuptial & Postnuptial Agreement)

Perjanjian perkawinan menjadi salah satu hal yang sering dibahas oleh mereka yang hendak atau telah menjalani pernikahan. Meski begitu, masih banyak pro-kontra terkait kesepakatan tersebut karena seringkali dianggap mencederai rasa saling percaya terhadap pasangan. Padahal dalam kacamata hukum, perjanjian perkawinan hadir sebagai upaya preventif apabila timbul permasalahan atau konflik dalam perkawinan. Lalu sebenarnya apa itu perjanjian perkawinan dan bagaimana prosesnya? Pengertian Perjanjian Perkawinan Perjanjian perkawinan mengacu pada perjanjian tertulis yang dibuat suami-istri di hadapan notaris baik sebelum atau selama masa perkawinan. Perjanjian tersebut dicatat di pegawai pencatat perkawinan. Umumnya, perjanjian perkawinan akan mengatur ketentuan dan kesepakatan terkait harta pribadi, harta bawaan, hutang, serta aset lain antara suami dan istri.  Dalam hukum Indonesia, perjanjian perkawinan diatur dalam Pasal 139-185 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Selain itu, per