Skip to main content

Posts

Mengapa Orang Kaya Justru Memiliki Proteksi Asuransi Besar?

Kita sering disajikan pernyataan, "Siapa yang butuh asuransi? Orang dewasa, punya penghasilan, punya tanggungan, dan belum kaya, sehingga seolah-olah jika sudah kaya, tidak lagi butuh asuransi." Tidak salah, itu adalah Bare Minimum , alias Batas minimal. Lalu muncul pertanyaan: "Kalau sudah kaya dan punya banyak aset, buat apa lagi membayar premi asuransi?" Namun realitanya, semakin besar kekayaan seseorang, semakin kompleks pula risiko yang mengintainya. Bagi para pengusaha dan profesional sukses, asuransi bukan sekadar "pengganti biaya rumah sakit", melainkan instrumen strategis dalam Wealth Preservation (Penjagaan Kekayaan) dan Estate Planning (Perencanaan Waris). Berikut adalah 5 alasan fundamental mengapa asuransi menjadi pilar penting bagi orang kaya: 1. Melindungi Integritas Aset (Asset Preservation) Orang kaya membangun asetnya selama puluhan tahun. Namun, risiko seperti penyakit kritis atau kebutuhan perawatan jangka panjang bisa memakan biaya m...

BEST PRACTICE MENENTUKAN BESARAN NAFKAH PASCA CERAI

Dengan Pendekatan Hukum & Financial Planning. Perceraian bukan hanya peristiwa hukum. Ia juga peristiwa finansial . Banyak perkara nafkah diperdebatkan dalam angka yang emosional. Padahal, jika dihitung dengan pendekatan hukum dan financial planning, hasilnya bisa lebih adil, realistis, dan minim konflik lanjutan. Simulasi dalam tulisan ini menggunakan asumsi: Penghasilan suami: Rp10.000.000 per bulan 1 orang anak Istri tidak bekerja selama perkawinan NAFKAH MANTAN ISTRI 1️ ⃣ Nafkah Iddah Apa Itu? Nafkah yang wajib diberikan suami kepada mantan istri selama masa iddah (±3 bulan bagi yang masih haid). Dasar Hukum Al-Qur'an QS. At-Talaq: 6 QS. Al-Baqarah: 241 KHI Pasal 149 huruf (b) KHI Pasal 152 Tujuan Finansial Sebagai biaya hidup transisi setelah perceraian. Simulasi Angka Jika selama perkawinan istri menerima nafkah Rp4.000.000 per bulan, maka: Rp4.000.000 × 3 bulan = Rp12.000.000 Itulah kisaran wajar nafkah iddah. Jika kondisi ek...

FROM–FLOW–FOR: Tiga Pertanyaan yang Mengubah Cara Kita Melihat Uang

Setiap keputusan keuangan sebenarnya menjawab tiga pertanyaan, sadar atau tidak. Dari mana uang ini berasal? Ke mana uang ini dialirkan? Untuk apa uang ini digunakan? SHILAFIN merangkumnya dalam satu kerangka sederhana: FROM – FLOW – FOR . FROM berbicara tentang sumber. Bukan hanya besar kecilnya penghasilan, tetapi juga cara, etika, dan dampaknya. FLOW berbicara tentang alur. Urutan hak dan tanggung jawab yang menentukan apakah uang membawa ketenangan atau justru konflik batin. FOR berbicara tentang tujuan. Apa yang sedang kita bangun dengan harta ini, dan kehidupan seperti apa yang ingin kita tinggalkan. Ketiga pertanyaan ini tidak bisa dipisahkan. Income yang baik bisa kehilangan makna jika alurnya kacau. Perencanaan masa depan bisa runtuh jika sumbernya bermasalah. FROM–FLOW–FOR membantu kita berhenti sejenak, melihat keuangan sebagai satu kesatuan, bukan potongan-potongan terpisah. Dan sering kali, jawaban jujur atas tiga pertanyaan ini lebih menguba...

Kekeliruan Umum Financial Planning Konvensional

Financial planning sering kali dijanjikan sebagai solusi ajaib bagi semua masalah keuangan. Namun dalam praktiknya, banyak orang justru merasa semakin tertekan. Mengapa? Karena pendekatan yang digunakan sering kali terlalu teknis, kaku, dan seragam. Setidaknya ada tiga kekeliruan mendasar yang sering terjadi: Pertama, terjebak pada angka. Kita terlalu fokus pada persentase—berapa persen yang ditabung atau diinvestasikan—tanpa pernah bertanya apakah urutan prioritas hidupnya sudah tepat. Kedua, mengabaikan realitas. Orang lajang, orang tua tunggal, hingga mereka yang menghidupi keluarga besar sering diberi rumus yang sama. Padahal, kebutuhan dan tanggung jawab mereka jauh dari kata identik. Ketiga, menjadikan produk sebagai tujuan. Asuransi dan investasi sering ditawarkan sebagai jawaban akhir, padahal keduanya hanyalah alat, bukan tujuan utama. Akibatnya, banyak dari kita yang punya investasi tapi tidak tenang, punya proteksi tapi bingung membagi prioritas, atau punya rencana yang ...

Membangun Keuangan yang Smart 2026 — Mulai Dari Sekarang!

  Workshop online, praktis & interaktif, lengkap dengan worksheet, kalkulator, dan replay. Sesuaikan paketmu, mulai dari 1 kelas sampai full year VIP. Kenapa Ikut Workshop Ini: Pahami keuangan secara sistematis, tanpa ribet. Bangun fondasi finansial dari utang, darurat, investasi, hingga pernikahan. Materi langsung bisa dipraktikkan dengan worksheet & kalkulator. Rekaman tersedia, belajar fleksibel kapan saja. Paket & Harga: Full Year BASIC   —    Rp3.100.000       EB Rp2.500.000 Full Year PLUS      —    Rp4.500.000      EB Rp3.700.000 Full Year VIP          —    Rp6.500.000        EB Rp4.600.000 Bundling Paket Early Bird: 1 Kelas “Quick Upgrade Pack” — Rp450.000, EB  Rp400.000        3 Kelas “Focused Progress Pack” —  Rp1.050.000     EB Rp950.000   5 Ke...