Financial planning sering kali dijanjikan sebagai solusi ajaib bagi semua masalah keuangan. Namun dalam praktiknya, banyak orang justru merasa semakin tertekan. Mengapa? Karena pendekatan yang digunakan sering kali terlalu teknis, kaku, dan seragam. Setidaknya ada tiga kekeliruan mendasar yang sering terjadi: Pertama, terjebak pada angka. Kita terlalu fokus pada persentase—berapa persen yang ditabung atau diinvestasikan—tanpa pernah bertanya apakah urutan prioritas hidupnya sudah tepat. Kedua, mengabaikan realitas. Orang lajang, orang tua tunggal, hingga mereka yang menghidupi keluarga besar sering diberi rumus yang sama. Padahal, kebutuhan dan tanggung jawab mereka jauh dari kata identik. Ketiga, menjadikan produk sebagai tujuan. Asuransi dan investasi sering ditawarkan sebagai jawaban akhir, padahal keduanya hanyalah alat, bukan tujuan utama. Akibatnya, banyak dari kita yang punya investasi tapi tidak tenang, punya proteksi tapi bingung membagi prioritas, atau punya rencana yang ...
We are a trusted financial consulting brand that offers a wide range of services to help individuals, family and entrepreneur achieve their financial goals. We are committed to providing easily applicable, affordable, and professional financial advice that helps our clients achieve financial well-being and a more peaceful life."