Skip to main content

COMPANY PROFILE

Latar Belakang


Semakin hari tingkat kebutuhan gaya hidup semakin tinggi, dan masyarakat menjadi lebih konsumtif. Akibatnya, dana yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan tersebut jadi makin tinggi. Jika tak bisa memisahkan kebutuhan dengan keinginan, tak heran jika pengeluaran jadi lebih besar daripada pendapatan.

Contohnya, ketika uangnya pas-pasan banyak pria yang lebih pilih beli rokok daripada beli makanan. Mending nggak makan daripada nggak ngerokok. Sedangkan perempuan, biasanya kesulitan menahan keinginan untuk berbelanja saat melihat berbagai produk fashion atau make-up terkini, apalagi jika sedang diskon besar-besaran. Padahal jika dicermati, semua ini hanya bertujuan untuk mengikuti gaya hidup.

Selain masalah konsumerisme yang cukup tinggi, ada beberapa masalah keuangan yang dialami masyarakat terutama di kota besar, yaitu:

1. Tidak punya perencanaan

Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, setiap orang seharusnya membutuhkan perencanaan keuangan yang baik. Sayangnya kebanyakan orang justru tidak melakukannya. Mereka cenderung berpikir pendek untuk mendapatkan kesenangan sesaat, dan menyesal di kemudian hari karena gaji mereka sudah habis untuk membeli barang-barang yang ternyata tidak diperlukan.

2. Sulit menabung

"Sebenarnya semua orang sudah sadar bahwa mereka harus menyisihkan uang untuk ditabung. Sayangnya, ini masih sangat sulit dilakukan,"
Hal ini terjadi karena saat punya uang lebih, pasti langsung tergoda untuk membelanjakannya. Masalah kesulitan menabung ini tidak cuma dialami oleh masyarakat kota besar saja, tapi juga kota kecil, terutama penduduk yang bermata pencaharian sebagai pemilik usaha kecil.
"Para pemilik UKM ini biasanya mengeluhkan pendapatan yang juga kecil sehingga tidak punya uang untuk ditabung. Mereka masih punya pikiran bahwa menabung itu harus dalam jumlah yang besar sedangkan sisa uang mereka sedikit.

3. Pendidikan keuangan

Konsumerisme dan perencanaan keuangan yang buruk merupakan salah satu dari kurangnya pendidikan keuangan di masyarakat. Padahal seharusnya pendidikan keuangan ini sudah diajarkan sejak dini. Tujuannya bukan untuk membuat  menjadi kaya raya, namun lebih kepada bagaimana cara mengelola keuangan untuk hidup sejahtera dan berkecukupan.

4. Tidak punya visi untuk masa depan

Setiap orang pasti memiliki banyak rencana untuk masa depannya, entah menikah, jalan-jalan keluar negeri, membangun usaha, membeli rumah, atau mungkin berinvestasi. Untuk melakukan semuanya ini dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Maka, ada baiknya untuk mulai menabung dan membuat impian  jadi nyata.

"Ketika hidup tidak punya mimpi dan visi di masa depan mau berbuat apa, sudah pasti tidak memikirkan keuangan untuk kebutuhan masa depan.”

WHO ARE WE?

Fokus kegiatan Kami saat ini adalah:
1. Edukasi : Pemahaman Sadar Finansial (Literasi Keuangan) melalui seminar, talkshow. 
2. Konsultasi : Layanan Jasa Konsultasi Perencanaan Keuangan baik Komprehensif, miniplan, maupun case by case untuk Pribadi dan Keluarga (one o One) dan bisnis UKM.
3. Pelatihan , Seminar/Talkshow : Pelatihan atau seminar dalam bentuk klasikal untuk individu atau
karyawan/korporasi.
Detail apa saja servis kami dapat diakses di LAYANAN.
 
SHILA Financial merupakan akronim dari penerapan pengelolaan pendapatan yaitu : Sosial, (mambayar) Hutang, Investasi, Living Cost dan Asuransi. Harapan Kami dengan mudah menyebut dan mengingat setiap orang akan ingat untuk mengelola pendapatannya sesuai pos-pos tersebut. 
Sesuai dengan tagline Kami, segala hal tentang perencanaan keuangan akan dibuat mudah, terjangkau dan mengutamakan profesionalisme.
 
Dengan dilatarbelakangi hal-hal diatas yaitu, kesulitan masyarakat dalam membiayai setiap fase kehidupan, akibat nir pengetahuan dalam mengelola keuangan, pada tahun 2013, SHILA Financial hadir dengan para Perencana Keuangan bersertifikat dan berlisensi International. Dengan Founder Ila Abdulrahman, Laras Mulya dan Dewi Miland. Saat ini Shila Financial di CEO-in oleh  Syawa Rawosi dan CMPO Ratning Sayekti

KLIEN KAMI

Sejak berdiri sudah Ratusan klien indiveidu, keluarga dan korporasi yang telah merasakan manfaat dari keahlian kami. Klien Korporasi  dan Media Exposure kami diantaranya :
Anda ingin menggunakan jasa profesional kami baik untuk inhouse training, seminar, workshop, konsultasi, financial check up atau membuat Comprehensive financial planning? Silakan booking sekarang.