Perbandingan Metode Investasi

Pergerakan IHSG yang fluktuatif menyebabkan kita menjadi kurang percaya diri dalam menentukan waktu yang tepat untuk memulai berinvestasi. Namun sebaiknya kita TIDAK MENUNDA waktu untuk berinvestasi karena kita akan kehilangan "MOMENTUM" dan NILAI UANG semakin lama akan semakin BERKURANG. Untuk Menyiasatinya, kita dapat menempuh beberapa Metode dalam berinvestasi.

  1. LUMP-SUM Investing (LSI) - (Investasi Sekaligus)

    Metode investasi ini dilakukan dengan cara membeli dengan SELURUH DANA YANG ADA (dana yang sudah disisihkan/dialokasikan untuk berinvestasi). Hal ini dapat dilakukan bila sejak awal kita sudah menentukan dana alokasi yang akan digunakan untuk berinvestasi. Dana ini umumnya BERJUMLAH BESAR dengan investasi BERJANGKA PANJANG. Disamping itu kita juga sudah menetapkan target return terhadap investasi tersebut dan TIDAK BERSIKAP EMOSIONAL terhadap perubahan atau fluktuasi yang terjadi.

    Metode ini membutuhkan KEJELIAN dan KETEPATAN dalam memilih waktu untuk berinvestasi di mana hal ini dapat di lakukan oleh investor yang sudah memiliki PENGETAHUAN yang cukup mengenai pasar modal. pada umumnya, investor akanmelakukan pembelian di awal tahun dan melakukan penjualan bila target investasinya sudah tercapai.

    Di Takaful di kenal dengan : SINGLE PREMIUM atau PREMI SEKALIGUS

  2. Rupiah Cost Averaging (RCA) -Berkala dengan Jumlah Sama

    Metoda RCA di lakukan dengan  cara membeli unit investasi SECARA BERKALA (RUTIN) dana dlam JUMLAH YANG SAMA, sehingga harga pemebelian unit atauinstrumen investasi dengan sendirinya akan merata.

    Tujuan dari metoda ini adalah untuk MEMINIMALISIR KESALAHAN dalam penentuan waktu membeli unit investasi. Hal yang perlu diperhatikan dalam metode RCA ini adlah KEDISIPLINANinvestor dalam menginvestasikan sejumlah dananya. Investasi pada metoda RCA ini di lakukan pada NOMINAL TERTENTU dan BERULANG KALI dalam JUMLAH YANG SAMA dan dalam kurun WAKTU TERTENTU. Dengan metode ini, seorang investor tidak perlu memantau terus harga instrumen investasinya setiap hari. Berspekulasi dalam menentukan harga unit akan naik atau akan turun adalah suatu hal yang sulit dan tidak mudah diandalkan.

    Dengan pendekatan yang sistematis ini, investor akan terhindar dari tindakan spekulasi ketika ingin membeli unit atau instrumen investasi. Investor dapat membeli unit atau instrumen investasi dengan harga yang rendah ataupun tinggi, karena dalam jangka panjang biaya yang di keluarkan akan merata dengan sendirinya.

    Pada saat harga unit atau instrumen investasi di pasar menurun dengan jumlah uang yang sama, maka jumlah unit atau instrumen investasi yang di beli akan lebih banyak. Sebaliknya, jika harga unit atau instrumen di pasar tinggi, dengan jumlah yang sama, maka jumlah unit atau instrumen investasi yang dibeli akan lebih sedikit.

    RCA sangat COCOK untuk orang yang BERPENGHASILAN TETAP karena dpat di prediksi setiap bulannya. Tidak perlu pusing dan khawatir menganalisa perkembanga unit setiap saat. Berinvestasi, khususnya di pasar modal memang berisiko, tapi banyak cara untuk meminimalkan resiko tersebut. RCA ini memang cocok untuk pemula sehingga dapat meminimalkan dampak kerugian yang timbul di kemudian hari.  
    Di Takaful di kenal dengan Premi : Bulanan, Triwulan, Semesteran

  3. Value Cost Averaging (VCA) - Beli saat harga jatuh

    VCA  adalah metode investasi yang dilakukan dengan cara melakukan pembelian unit investasi dalam jumlah besar pada saat harga jatuh dan pembelian dalam jumlah lebih sedikit pada saat harga naik.Metode ini hampir sama dengan metode RCA, tapi lebih efektif dan efisien dalam menghasilkan kinerja yang lebih optimal, meskipun di butuhkan peran aktif investor. Metode ini membutuhkan kemampuan investor dalam melakukan investasi. Hal ini biasanya dilakukan oleh investor yang telah memiliki pengetahuan mengenai bursa dan investai. Namun sebaiknya jangan di lakukan oleh investor pemula, karena akan terjebak kepada Market timing yang sangat sulit untuk di lakukan. Investor yang menggunakan metode ini biasanya menentukan masa investasi dan target yang akan di capai.

    Di Takaful di kenal dengan : Premi TOP UP Unreguler, di saat harga jatuh.


    Berikut adalah tabel Perbandingan antara berbagai metode investasi. Dari tabel dapat di lihat bahwa dengan menggunakan metode investasi secara bertahap (RCA), selain dapat meminimalkan resiko dan meningkatkan kedisiplinan dalam berinvestasi, juga membuat jumlah unit penyertaan yang kita miliki lebih besar dari metode lainnya.



Mana yang cocok untuk kita? Kita dapat melakukan kombinasi ke 3 nya. Dengan setotan premi bulanan, triwulan atau semesteran dan melakukan Top Up Unreguler dan menambah dengan Single Premi ketika mendapat rezeki yang lumayan, misal Rp 12jt, syarat minimal Single Premi di Takaful.

Jika kita mewakilkan kepada sebuah perusahaan  Syariah dengan MI (manager Investasi) yang sudah di akui, maka kita tidak perlu khawatir dengan kemungkinan-kemungkinan di atas, karena kita sudah di wakili oleh Manajer Investasi untuk alokasi dan pengelolaannya.

Nah, tunggu apalagi?? Selamat berinvestasi.


TAKAFUL, MUDAH MURAH BERKAH





Comments