Skip to main content

PROFIL FINANCIAL PLANNER - ILA ABDULRAHMAN



ILA ABDULRAHMAN
S.PT., RPP®, RFA®, RIFA®, RFC®
Founder & Principal Advisor SHILA FINANCIAL
Columnist, Financial Planner, Trainer & Speaker
Comprehensive & Islamic Financial Planning Expert

Ila Abdulrahman lahir di Banyuwangi, dikenal sebagai seorang yang tegas tetapi santun memiliki brand “Empowering Your Financial'', percaya bahwa seseorang mampu memperbaiki kehidupan dimulai dari perbaikan finansial. Seseorang yang mempunyai tujuan keuangan, dunia maupun akhirat adalah seseorang yang akan menentukan bagaimana kehidupannya berproses.

Setelah Lulus IPB University, melanjutkan pendidikan di IARFC Indonesia, hingga jenjang tertinggi dan memperoleh lisensi berstandar Internasional mulai dari Registered Profesional Planner (RPP®), Registered Financial Advisor (RFA®), Registered Islamic Financial Advisor (RIFA®), hingga Registered Financial Consultant (RFC®), menjadikan ia perencanaan keuangan yang memahami betul financial planning untuk Enterpreneur, Public Figure & Profesional.

Kemampuannya mengelola dan memberikan advice keuangan menjadi andalan berbgai pihak, juga jam terbang di atas panggung dalam dan luar negeri, sehingga dipercaya oleh ratusan Klien untuk membantu keuangan mereka, baik mahasiswa, pejabat, artis, pengusaha, professional, diaspora dari berbagai negara.baik dalam dan luar negeri seperti Malaysia, Vietnam, Brunei, UEA, Singapura, dan Tiongkok, termasuk pemilik universitas ternama di Indonesia pernah mendapat tangan dingin Ila Abdulrahman. Ia juga menjadi Ketua Dewan Penguji IARFC yang berpusat di Ohio, Amerika Serikat.

Dikenal expert dibidang Comprehensive Financial Planning, MSME Financial Consultant, Islamic Financial Planning, Islamic Estate Planning, Divorce Planning, Remarry Planning & Risk Management Planning, menginspirasi banyak pribadi, untuk berdaya finansial, terutama kaum perempuan. Edukasi penuh karakter seorang perempuan mandiri adalah kekuatan yang disebar Ila Abdulrahman lewat Social Media dan artikel-artikel yang ditulis diberbagai media, seperti : Radio MH FM, Harian Joglosemar, Detik Finance, Warta Ekonomi, Kumparan, Narasi, Urbanasia, KBR Prime, Kosmonita Republika, Medcom, Metro TV, Tribun News, ESQ Magazine Radio El Shinta Semarang, Radio SIndo Tri Jaya FM,dll. Menjadi Dosen, Narasumber dan Trainer diberbagai acara baik dalam dan luar negeri pun telah dilakoni sejak 15 tahun karirnya sebagai Perencana Keuangan.

SHILA FINANCIAL adalah konsultan keuangan yang Ia dirikan pada tahun 2012 untuk membantu masyarakat memiliki keuangan yang lebih baik, kini, esok & nanti, dengan layanan edukasi, training, workshop dan juga konsultasi. Pada Tahun 2019, bersama Bapak Aidil Akbar Madjid, Ibu Herlin Purnamasari, mendirikan "Bregaswaras", platform marketplace asuransi dan agen asuransi, untuk membantu masyarakat menemukan produk yang tepat sesuai dengan kebutuhan, baik asuransi jiwa, kesehatan ataupun kerugian dengan membandingkan sendiri, kelebihan dan kekurangan produk masing-masing dari berbagai perusahaan asuransi, yang dilengkapi dengan berbagai fitur kesehatan, seperti workout, hitung BMI, Diet Program, dsb, Sejak 28 Agustus 2017 Ila Abdulrahman menjadi salah satu speaker dalam manajemen KENCOMM INDONESIA - Management professional speaker the one & only in Indonesia.


Kontak Ila Abdulrahman dapat diakses di tautan ini.
Appointment : Mon - Friday, from10.00 to 16.00 WIB


Popular posts from this blog

6 CIRI HIDUP MAPAN, KAMU TERMASUK NGGAK ?

Hidup mapan adalah dambaan dan kewajiban setiap orang. Karena kita diberi Allah kekayaan dan kecukupan, bukan kekayaan dan kemiskinan. Jadi siapa yang menjadikan kita miskin, adalah diri kita sendiri, akibat tidak merencanakan keuangan dengan baik, sehingga timpang dan tidak proporsional dalam membagi pos-pos keuangan. Beberapa contohnya karena tidak mengeluarkan hak Allah, pelit dalam berinfak sedekah, boros, dan banyak mengeluarkan harta secara sia-sia. Rejeki memang Allah yang memberi, namun manusialah yang seharusnya pandai mengatur agar cukup untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan baik di dunia dan akherat kelak, sehingga kemapanan dapat dicapai. Aidil Akbar Madjid dalam kata-kata mutiaranya menulis, jika hidupmu mapan, maka wajahmu (yang tak tampan) akan termaafkan. ” Sepakat, karena setelah mapan, ketampanan itu bisa diusahakan. So, jika hidupmu mapan, pasangan rupawanpun bukan sekedar impian. Ya kan? Banyak orang mengasosiasikan hidup mapan dengan aset yang dimili

SHILA FINANCIAL

Shila Financial is a trusted financial consultancy brand committed to providing easy-to-implement, affordable, and professional financial solutions to the public. We recognize that many people struggle with managing their finances, and therefore we have Certified Financial Planners and internationally licensed professionals to help them better plan their finances and achieve a more empowered life and financial position. We have two business units: Shila Consulting and Shila Institute. Shila Consulting focuses on providing financial planning services, tax services, transfer pricing, mental health, branding, media planning and legal services to our clients. Shila Institute offers short classes on financial planning and related matters that are affordable and accessible to the general public, both for individuals and companies. We always prioritize high ethical and professional values in providing our services. We are committed to providing quality and trustworthy services to our clients

NAFKAH ANAK PASCA BERCERAI, TANGGUNGJAWAB SIAPA ?

Sering sekali, pasca cerai, mantan istri banting tulang bak roller coaster demi memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Suami? Kan kita sudah cerai, dan kamu udah nikah lagi. Pernah dengar yang begini?  Lalu, sebenarnya kewajiban siapakah?  1. Secara syariah  Setiap manusia – selain Adam, Hawa, dan Isa–, tercipta dari satu ayah dan satu ibu. Karena itu, dalam aturan agama apapun, tidak ada istilah mantan anak, atau mantan bapak, atau mantan ibu. Karena hubungan anak dan orang tua, tidak akan pernah putus, sekalipun berpisah karena perceraian atau kematian. Berbeda dengan hubungan karena pernikahan. Hubungan ini bisa dibatalkan atau dipisahkan. Baik karena keputusan hakim, perceraian, atau kematian. Di sinilah kita mengenal istilah mantan suami, atau mantan istri. Dalam islam, kewajiban memberi nafkah dibebankan kepada ayah, dan bukan ibunya. Karena kepada keluarga, wajib menanggung semua kebutuhan anggota keluarganya, istri dan anak-anaknya. Keterangan selengkapny