Posts

Showing posts from February, 2017

KISAH PANGLIMA PERANG YANG DIPECAT KARENA TAK PERNAH BERBUAT KESALAHAN

Image
Pada zaman pemerintahan #Khalifah  #UmarBinKhatab, ada seorang panglima perang yang disegani lawan dan dicintai kawan. Panglima perang yang tak pernah kalah sepanjang karirnya memimpin tentara di medan perang. Baik pada saat beliau masih menjadi panglima Quraish, maupun setelah beliau masuk Islam dan menjadi panglima perang umat muslim. Beliau adalah #Jenderal #KhalidBinWalid. 
Namanya harum dimana-mana. Semua orang memujinya dan mengelu-elukannya. Kemana beliau pergi selalu disambut dengan teriakan, "Hidup Khalid, hidup Jenderal, hidup Panglima Perang, hidup Pedang Allah yang Terhunus." Ya! .. beliau mendapat gelar langsung dari Rasulullah yang menyebutnya sebagai Pedang Allah yang Terhunus. 
Dalam suatu peperangan beliau pernah mengalahkan pasukan tentara Byzantium dengan jumlah pasukan 240.000. Padahal pasukan muslim yang dipimpinnya saat itu hanya berjumlah 46.000 orang. Dengan kejeliannya mengatur strategi, pertempuran itu bisa dimenangkannya dengan mudah. Pasukan musuh l…

MAHALNYA HIDAYAH, (MUNGKIN) KISAH ANNEMARIE SCHIMMEL

Image
Tidaklah cukup hafal Al-Qur'an dan hadist.
°~ Kisah nyata ini pernah dituturkan oleh Habib Quraisy bin Qosim Baharun Cirebon, dari kisah perjalanannya tahun 1996 silam. Semoga menjadi pelajaran berharga bagi kita, betapa berharganya iman dan Islam bagi kita.
Kala itu sebuah pesawat melintasi daratan benua Afrika, atmosfer dan lautannya beserta biosfernya yang rumit. Sayap pesawat nan kokoh melibas setiap awan yang ada dihadapannya. Penumpang pesawat duduk tenang di kursi empuk sambil menikmati sesuatu yang nyaman baginya sembari menunggu pesawat itu lending pada bandara tujuan selanjutnya.
Diantara penumpang pesawat itu ialah Habib Quraisy serta seorang ibu Tua berpakaian penutup jilbab disebelahnya. Usia ibu Tua itu berkisar sekitar 65 atau 70 tahun.Di dalam perjalanan ibu Tua itu menyapa Habib Quraisy dan menanyakan tempat tujuannya dengan berbahasa arab yang fasih.
“Kemana Anda akan pergi ?” Tanya Ibu Tua itu.
“Saya akan transit ke Yordan kemudian melanjutkan perjalanan ke Yaman”. Ja…

Berapa Kebutuhan Dana Darurat Saya?

Image
Dana darurat atau emergency fund sangat penting dalam keuangan keluarga, menempati urutan kedua setelah melunasi utang-utang jahat alias utang konsumtif, terutama untuk mengantisipasi kebutuhan dana dalam kondisi yang darurat.
Seperti apa kondisi darurat itu? Jika sedang jalan-jalan di pusat perbelanjaan lalu ada diskon dan ingin beli, padahal tidak ada budget, ini bukan kondisi darurat. Atau sedang servis mobil melihat ada aksesoris baru, ini juga bukan kondisi darurat.
Kondisi darurat seperti sakit dan tidak punya asuransi, ada keluarga (orang tua) yang sakit atau meninggal, PHK, kecelakaan, pernikahan yang dilaksanakan satu tahun mendatang, atap rumah roboh, menabrak pagar tetangga dan lain-lain.
Besaran Kebutuhan Dana Darurat
Dana darurat antara single dengan yang sudah berkeluarga akan membutuhkan jumlah yang berbeda. Pasangan pengantin baru dengan pasangan yang sudah memiliki anak juga akan berbeda kebutuhan dana daruratnya. Tergantung dari jumlah tanggungan, jenis pekerja…

Kenapa Pengajuan KPR Saya Ditolak?

Image
Seorang ibu mengeluhkan pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR)-nya ditolak. Kemudian si ibu ini berpindah bank untuk mengajukan kredit yang sama. Walhasil, jumlah yang disetujui hanya 40% dari yang diajukan. Pernahkah Anda mengalami?
Ibu itu tidak sendiri karena banyak nasabah yang KPR-nya ditolak. Jika KPR ditolak Anda bisa menanyakannya ke pihak developer atau pihak bank langsung untuk mengetahui alasan pasti penolakannya.  Kemungkinan penolakan ada beberapa hal seperti
Income
Income atau join income (pendapatan gabungan) tidak mencukupi jika diambil porsi cicilannya (35%-40% dari pendapatan). Misal, join income atau income Rp6 juta, KPR yang bisa disetujui adalah pinjaman dengan cicilan maksimal Rp1,8 juta sampai Rp2 juta per bulan dengan catatan belum memiliki tanggungan cicilan lain.
Jika Anda sudah memiliki cicilan lain, misal sebesar Rp500ribu per bulan maka kredit yang disetujui selanjutnya adalah yang cicilannya Rp1,3 juta sampai Rp1,5juta per bulan.
Verifikasi Pendapatan
Ve…

Merasa Gaji Kurang? Bukan Gaji Yang Kurang, Ini Penyebabnya

Image
ESQ-NEWS.com - Ila Abdulrahman, RIFA, RFC® – Financial Planner
Banyak dari kita yang mengeluh uang saku tidak cukup, gaji kurang, tidak bisa bersedekah banyak, zakatpun kadang kelewat, tidak punya tabungan, tidak punya dana darurat dan asuransi, tidak punya investasi,  kenaikan gaji tidak berasa. Mungkin bukan gaji yang kurang, tapi salah satunya mungkin Anda belum mengetahui pembagian cash flow secara tepat.
Sebenarnya pos pembagian pendapatan itu apa saja dan berapa porsi masing-masing. Agar berapapun pendapatan, gaji, keuntungan bisnis cukup untuk memenuhi biaya hidup hari ini, ada yang disiapkan untuk besok, serta  untuk kebutuhan-kebutuhan yang akan datang?
Berikut pembagian pendapatan untuk masing-masing pos keuangan:
1. Kewajiban Terhadap Tuhan
Begitu Anda terima gaji, hal pertama yang harus Anda bayar adalah kewajiban terhadap Tuhan, terdiri dari pengeluaran yang bersifat sosial seperti, zakat, perpuluhan, derma, kebutuhan sesaji, disusul dengan sedekah, infaq, atau hadia…

Mudah Loh Mengatur Gaji Anda

Image
Banyak ibu-ibu pusing karena gaji suami cuma lima juta koma alias tanggal 5 sudah koma. Bagaimana cukup? Belum bayar SPP, belum makan, belum transport.
Padahal, banyak orang awam telah melakukan perencanaan keuangan jauh sebelum ilmu perencanaan keuangan mulai membumi seperti saat ini. Hanya saja mereka melakukan hal tersebut dengan cara dan komposisi yang berbeda. Contohnya, orang tua zaman dahulu mengajarkan anak-anaknya melakukan perencanaan lebaran dengan nyelengi atau menabung dalam bumbung bambu tiang rumah, sehari Rp300. Itu salah satu bentuk perencanaan keuangan.
Sebenarnya, berapa komposisi dan posnya apa saja agar berapapun pendapatan, gaji, keuntungan bisnis cukup untuk memenuhi biaya hidup hari ini, untuk besok, serta untuk kebutuhan-kebutuhan yang akan datang?
Dalam tulisan ini, saya akan mengulas khusus untuk direktur keuangan dalam rumah tangga dalam hal ini biasanya "sang ibu". Siapkan catatan, termasuk catatan keuangan setidaknya selama tiga bulan ter…

Akhir Tahun, Saatnya Review Kesehatan Keuangan

Image
Akhir tahun, yang identik dengan diskon, sale, garage sale alias cuci gudang, sangat bisa jadi menggoda mata dan menguras dompet. Apalagi bersamaan dengan liburan sekolah dan tahun baru, keluar masuk tempat wisata dan perbelanjaan, mau tidak mau isi dompet ludes.

Yang ada pasca liburan terkaget-kaget melihat saldo tabungan mencapai titik kritis bahkan minus karena gesek kartu kredit melebihi dana tersedia, bahkan dana darurat juga terpakai.

Tenang, semua sah-sah saja, sudah terlanjur ini, mau di apakan lagi. Penyesalan tidak ada guna tanpa perbaikan.

Nah, untuk menghindari kejadian berulang di tahun depan, mumpung tahun baru, ini saatnya review cash flow bulanan, tahunan, atau membuat RAPBK (Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Keluarga) dan NKK (Neraca Keuangan Keluarga), bagi yang belum memiliki pembukuan.

1. Cash Flow Atau Arus Kas
Sesuaikan cash flow, mana yang harus di tambah, mana yang harus dikurangi anggarannya. Pengeluaran konsumtif yang mengganggu keuangan hendak…

Tipe Investor yang Manakah Saya?

Image
Orientasi investasi keuangan setiap orang berbeda-beda. Hal ini bergantung pada kondisi ekonomi dan tingkat pemahaman, tujuan keuangan serta pengetahuan seseorang terhadap masalah-masalah yang berhubungan dengan pengelolaan keuangan. Perbedaan ini akan berpengaruh kepada keputusan seseorang dalam memilih jenis investasi yang akan ia gunakan untuk mengelola kelebihan dana yang dimilikinya.

Secara umum orang yang berinvestasi (investor) ada 5 tipe yaitu: Sangat Konservatif: Anda menghindari risiko dan tidak ingin kehilangan uang sama sekaliKonservatif: Anda tidak suka mengambil risiko dan selalu ingin melindungi nilai pokok investasiSeimbang: Anda berani mengambil risiko, lebih menyukai Investasi yang berimbang yang dapat memberikan hasil secara reguler. Merasa nyaman mengambil resiko untuk hasil yang lebihBerkembang: Berani mengambil risiko tinggi untuk mendapatkan hasil yang tinggiAgresif: Disebut juga dengan Risk Taker. Tipe ini sangat berani menghadapi risiko. Risk Taker me…

Keuangan dan Pernikahan

Image
Keuangan baik banyak atau pun sedikit jumlahnya, menjadi salah satu penyebab perselisihan dalam keluarga, bahkan masalah ekonomi (suami tidak bisa menafkahi) adalah penyebab utama perceraian.

Data Kementerian Agama, dari 2 juta pernikahan setiap tahun, ada 200 ribuan yang bercerai. Oleh karena itu pemahaman masing-masing pasangan akan pengelolaan, kesepakatan dalam ekonomi rumah tangga sangat penting untuk disepakati dari awal.

Sedikitnya isu terkait keuangan dapat menjadi gangguan dalam pernikahan antara lain:

1. Beban Utang Masa Lalu
Kebanyakan orang menikah mempunyai beban keuangan bawaan seperti kredit mobil, kartu kredit atau beban keuangan lain, seperti memberi tunjangan keuangan kepada keluarga, atau bahkan beban hutang untuk biaya pernikahan.

Kasus yang sering terjadi, utang untuk biaya pernikahan ini, hingga sudah memiliki 2 orang anak, belum juga lunas. Biasanya ini dialami oleh pasangan pria. Jika satu pihak memiliki utang lebih banyak dari yang lain, atau lebih …