Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Perencanaan Pernikahan

WORKSHOP 2023

Hai Kaka.. Tahun 2023 sudah saatnya mulai menata kembali kondisi keuangan pribadi ataupun keluarga. Shila Financial akan mengadakan workshop Financial Planning, yang dapat diikuti secara parsial atau keseluruhan yang mana masing-masing kelas disediakan Kalkulator Finansial. Workshop ini dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting dan akan diisi langsung oleh pemateri Ibu Ila Abdulrahman, RIFA, RFC. Apa saja workshopnya, yukk kita simak! ------------------------------ Workshop yang dilaksanakan pada bulan Januari 2023 dengan judul "SELF FINANCIAL CHECK UP" meliputi pemeriksaan keuangan seperti hutang, aset, rasio aset lancar, cash flow, investasi, dan rasio menabung. Financial check up diharapkan dapat mereview keuangan yang sudah terjadi dan mengontrol kondisi keuangan saat ini,  ------------------------------ Workshop yang akan dilaksanakan bulan Februari 2023 dengan judul "GOODBYE HUTANG" membantu melakukan debt management, skema pelunasan berdasarkan aset da...

KEUANGAN DAN PERNIKAHAN

Ila Abdulrahman, RFC® | Keuangan  baik banyak ataupun sedikit jumlahnya, menjadi salah satu penyebab perselisihan dalam keluarga, bahkan masalah ekonomi (suami tidak bisa menafkahi) adalah penyebab utama perceraian . Data kemenag, da ri 2 juta pernikahan setiap tahun, ada 200 ribuan yang bercerai. Oleh karena itu pemahaman masing-masing pasangan akan pengelolaan, kesepakatan dalam ekonomi rumah tangga sangat penting untuk disepakati dari awal. Sedikitnya isu terkait keuangan dapat menjadi gangguan dalam pernikahan antara lain: Beban Hutang Masa Lalu Kebanyakan orang menikah mempunyai beban keuangan bawaan seperti kredit mobil, kartu kredit atau beban keuangan lain, seperti memberi tunjangan keuangan kepada keluarga, atau bahkan beban hutang untuk biaya pernikahan. Kasus yang sering terjadi, hutang untuk biaya pernikahan ini, hingga sudah memiliki 2 orang anak, belum juga lunas. Biasanya ini dialami oleh pasangan pria.  Jika satu pihak memiliki utang lebih banyak dari yang lai...

NAFKAH ANAK PASCA BERCERAI, TANGGUNGJAWAB SIAPA ?

Sering sekali, pasca cerai, mantan istri banting tulang bak roller coaster demi memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Suami? Kan kita sudah cerai, dan kamu udah nikah lagi. Pernah dengar yang begini?  Lalu, sebenarnya kewajiban siapakah?  1. Secara syariah  Setiap manusia – selain Adam, Hawa, dan Isa–, tercipta dari satu ayah dan satu ibu. Karena itu, dalam aturan agama apapun, tidak ada istilah mantan anak, atau mantan bapak, atau mantan ibu. Karena hubungan anak dan orang tua, tidak akan pernah putus, sekalipun berpisah karena perceraian atau kematian. Berbeda dengan hubungan karena pernikahan. Hubungan ini bisa dibatalkan atau dipisahkan. Baik karena keputusan hakim, perceraian, atau kematian. Di sinilah kita mengenal istilah mantan suami, atau mantan istri. Dalam islam, kewajiban memberi nafkah dibebankan kepada ayah, dan bukan ibunya. Karena kepada keluarga, wajib menanggung semua kebutuhan anggota keluarganya, istri dan anak-anaknya. Keterang...

Empat (4) Pertanyaan Paling Sering Muncul Saat Lebaran

Lebaran identik dengan yang namanya kumpul dengan keluarga besar yang biasanya jarang dilakukan di hari-hari biasa. Pada momen berkumpul inilah biasanya kita akan bertemu dengan saudara-saudara kita yang jarang kita temui atau bahkan tidak pernah kita temui selain pada saat lebaran. Karena jarang bertemu maka sangat wajar jika diantara kalian tidak akan bahan pembicaraan yang dilontarkan. Maka dari itu biasanya akan ada beberapa pertanyaan yang pasti ada saat lebaran. Seperti beberapa pertanyaan basi berikut ini : 1. Kapan Lulus? Bagi kalian yang masih kuliah pertanyaan ini merupakan pertanyaan paling menyebalkan. Karena tentunya semua orang ingin segera lulus dan mendapatkan gelar mereka. Tetapi ada saja orang-orang yang masih menanyakan hal ini. "Kapan lulus?" "Sebentar lagi tan hehe" "Kok lama banget lulusnya" "Iya, kebetulan saya ngerjain skripsinya ga pake bantuan jin aladdin" 2. Belum Kerja? Setelah kalian merasa bebas karena sudah...

KDRT FINANSIAL, BANYAK YANG MENGALAMI SEDIKIT YANG MENYADARI (1)

ILA ABDULRAHMAN - AIDIL AKBAR MADJID & PARTNERS Kekerasan jenis ini paling banyak tidak disadari, kecuali dibarengi dengan kekerasan fisik dan verbal, kesadaran baru muncul, itupun baru sekedar muncul, tanpa melakukan apa-apa untuk membela diri. Sebut saja namanya Bu Mawar, dengan latar belakang suami anak orang berada, kemudian menjadi kids parents (apa itu kids parent, silakan baca tulisan saya sebelumnya) mengandalkan nama besar dan kekayaan orang tuanya, sehingga tidak mau bekerja. Menurut pengakuan suaminya dia bekerja melakukan trading mata uang asing, namun selama pernikahan tidak menafkahi keluarganya, baik dari kebutuhan rutin maupun biaya sekolah anak, semua ditanggung istrinya.  Yang dilakukan suami kemudian yaitu mewajibkan si istri menyetor uang setiap hari kepada suaminya, dengan alasan karena suami yang mengantar dan menjemput sekolah anak hasil pernikahan mereka, jika tidak memberikan uang maka istri dibilang berdosa, karena tidak taat pada suami...