Perencanaan Keuangan??? (3)

Apa Saja Isi Sebuah Perencanaan Keuangan Yang Komprehensif?

Dokumen Perencanaan Keuangan anda tidak hanya berisi strategi keuangan anda, akan tetapi memiliki rencana pengembangan dari perencanaan itu sendiri.
Sebuah Perencanaan Keuangan yang komprehensif idealnya memiliki 13 pilar atau area dari situasi keuangan anda. Akan tetapi, pada prakteknya belum tentu seluruh 12 area tersebut di perlukan dalam Perencanaan Keuangan setiap individu.

Meskipun seluruh area masuk ke dalam sebuah Perencanaan Keuangan, bukan berarti perencanaan tersebut akan menjadi panjang, akan tetapi area-area tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.

  1. Data Pribadi atau informasi pribadi, termasuk data orang-orang yang akan masuk ke dalam perencanaan anda (istri, anak, dll). 
  2. Tujuan dan arah investasi anda, termasuk juga skala prioritas dari tujuan investasi tersebut serta kapan anda menginginkan tujuan tersebut terlaksana. 
  3. Meng-Identifikasi permasalahan, termasuk di dalamnya adalah biaya pendidikan anak, pembayaran pajak, penyakit parah atau penyakit menurun, factor-faktor lainnya yang mungkin dapat menjadi permasalahan besar di masa yang akan datang. Area ini dapat do identifikasikan oleh anda maupun konsultan anda. 
  4. Asumsi yang akan di pakai dalam mempersiapkan perencanaan seperti angka inflasi secara rata-rata, suku bunga dan hasil investasi yang diinginkan secara rata-rata, resiko yang dapat anda tanggung, serta asumsi-asumsi lainnya yang di rasa perlu. 
  5. Neraca Keuangan anda serta total asset yang anda miliki. Sebuah analisa yang akan meliputi daftar kekayaan, asset dan kewajiban anda serta keluarga anda termasuk perhitungan dari total kekayaan bersih anda. Dengan memiliki daftar ini akan memudahkan Perencanaan Keuangan untuk mengetahui situasi keuangan anda sekarang sehingga dapat membantu dalam memberikan saran dan rekomendasi. 
  6. Pengelolaan cash flow . Analisa dari laporan keuangan anda termasuk slip gaji dan penghasilan lainnya, serta seluruh biaya dan pengeluaran anda sehingga dapat terlihat lebih atau kurangnya penghasilan anda setiap bulan. 
  7.  Pajak Penghasilan. Analisa dari laporan pajak anda termasuk pelaporan pajak tahunan anda serta perhitungan tabungan sebelum pajak (bila ada). Pajak merupakan area yang sangat sensitive, sehingga peran dari Perencanaan Keuangan di sini adalah untuk melihat seberapa besar pengaruh atau efek dari sebuah investasi terhadap asset dan pajak anda. Perhitungan pajak serta pelaporan pajak tahunan anda tetap harus di lakukan oleh konsultan pajak anda, Apabila anda belum mempunyai seorang konsultan pajak, penasihat keuangan anda dapat merekomendasikan anda. 
  8. Manajemen Resiko. Termasuk di dalamnya adalah profil resiko ada terhadap pengaruh pasar ke asset dan investasi anda. Resiko lain yang harus di analisa adalah meliputi resiko kematian anda, penyakit akut, penyakit menurun, serta cacat tubuh yang memungkinkan pengurangan penghasilan atau mungkin kehilangan penghasilan. 
  9. Investasi. Daftar dari portofolio investasi yang telah anda miliki sekarang. Analisa dari portofolio anda akan meliputi : alokasi portofolio, likuiditas asset, diversifikasi portofolio, dan resiko investasi. Selain itu Perencanaan Keuangan akan menganalisa apakah investasi anda sesuai dengan tujuan investasi anda. 
  10. Kebutuhan khusus lainnya seperti Perencanaan masa pensiun serta biaya pendidikan anak anda. Analisa keuangan yang dibutuhkan dimasa depan sesuai dengan kebutuhan tersebut. Analisa tersebut meliputi : Berapa biaya kebutuhan tersebut sekarang, berapa proyeksi di masa yang akan datang, kapan biaya tersebut dibutuhkan, sudahkah dana tersebut tersedia sekarang, apabila belum berapa besar cicilan investasi yang harus anda mulai sekarang? 
  11. Perencanaan Warisan, Meskipun belum tentu semua orang membutuhkan perencanaan warisan akan tetapi sangat penting untuk melihat situasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan serta strategi untuk mengatasi situasi tersebut. 
  12. Rekomendasi tertulis secara spesifik untuk memenuhi kebutuhan investasi anda. Pemecahan akan seluruh permasalahan yang telah diidentifikasi serta rencana dalam penerapan rekomendasi tersebut. 
  13. Jadwal penerapan rekomendasi di atas sesuai dengan skala prioritas yang telah di setujui.
Apabila ada area dari yang disebutkan di atas berada di luar wewenang Perencanaan Keuangan anda, maka Perencanaan Keuangan anda bertanggungjawab untuk merekomendasikan professional lainnya serta mengkoordiasikan dengan mereka untuk mencakup area tersebut. Seluruh dokumentasi dengan professional tersebut harus diikut sertakan kedalam Perencanaan Keuangan anda termasuk nama professional tersebut serta jadwal tinjauan atas jasa yang akan di berikan.
Seluruh analisa dari sebuah Perencanaan Keuangan harus meliputi tinjauan dari fakta atau keadaan sesungguhnya sekarang. Pertimbangan untung rugi dari keadaan tersebut, rencana penerapan, jadwal waktu, serta kesimpulan dan rekomendasi dari perencanaan tersebut.

Untuk keperluan pembuatan Perencanaan Keuangan Anda bisa menghubungi kami DI SINI 

Artikel Terkait :

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan tanggapan, pertanyaan di sini, kami akan segera meresponnya.

Recent

PROFIL FINANCIAL PLANNER - ILA ABDULRAHMAN

ILA ABDULRAHMAN, S.Pt., RIFA, RFC Siti Ruhailah Abdulrahman, S.Pt., RPP, RFA,   RIFA, RFC atau yang dikenal dengan Ila Abdulrahman, ad...

Baca Juga