Dana Darurat (DD) atau Emergency Fund

Financial Planner akan menghitung kebutuhan DD Klien, membantu klien membentuk dana darurat hingga batas aman secara financial beserta rekomendasi instrumen  dan besaran investasinya hingga Dana Darurat tersebut terbentuk.  

Besaran Dana Darurat setiap orang berbeda-beda, tergantung jumlah tanggungan dan kecepatan seseorang mendapat pekerjaan kembali. DD keluarga dengan 2 anak dan ada mertua akan berbeda jumlahnya dengan mereka yang pasangan belum memiliki anak atau masih single. 

Nah Financial Planner memiliki parameter DD ini berdasarkan kondisi Klien, apakah 4 kali, 6 kali, 9 kali, atau 12 kali pendapatan bulanan. Misal kebutuhan DD sebesar 200jt, setelah terbentuk kemana saja di alokasikan investasinya, apakah cukup deposito, atau harus di spread ke beberapa instrumen investasi seperti RD, dan..berapa besarannya, sesuai dengan tujuan keberadaannya sebagai DD.

Dana Darurat ini di gunakan untuk kebutuhan yang tidak terduga, misal, tiba-tiba sakit, kecelakaan, mobil menabrak pagar orang, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau kehilangan pekerjaan karena sebab lainnya, Biaya pernikahan yang di rencanakan kurang dari 1 tahun, kebutuhan biaya karena kematian anggota keluarga.
 

Management Hutang (Debt Management)

Debt Management atau Manajemen Hutang. Seorang Perencana Keuangan akan membuatkan beberapa skenario pelunasan hutang yang mengancam kelangsungan financial Klien. Misal skenario Pelunasan Kartu Kredit, Tunggakan di Bank dll. 

Prioritas dalam managemen hutang adalah : Menyelesaikan atau melunasi hutang konsumtif dahulu. Apa itu hutang Konsumtif? yaitu hutang yang memiliki sifat :
  1. Tanpa adanya jaminan (kolateral)
  2. Nilai Aset yang di beli dengan cara berhutang akan turun (depresiasi) sejalan dengan waktu
  3. Tidak dapat memberikan/menghasilkan income yang sama atau lebih besar dari biaya cicilan hutang (pokok dan bunga)
  4. Suku Bungan sangat tinggi, diatas rata-rata inflasi.
Nah, sudah tahukan mana hutang konsumtif atau Produktif? Bagaiman dengan KPM (Kredit Kepemilikan Mobil)?......

Cash Flow (Arus Kas)

Cash Flow atau arus kas, atau jaman dahulu kala sekolah di ajarkan pengeluaran dan pendapatan jangan sampai besar pasak daripada tiang. Nah seorang Financial Planner membantu cash flow klien agar Pendapatan di kurangi Pengeluaran masih ada sisa (tidak nol atau negatif) atau mempositifkan cash flow client, di sesuaikan dengan kebutuhan keuangan yang menjadi prioritas. 

Pendapatan - Pengeluaran > 0 
Pendapatan - Investasi  = Pengeluaran

Dalam penyesuaian atau adjustment ini misalnya: 
Klien memiliki pengeluaran (cash Flow) ngopi  di Star......sebulan 4 kali, dengan harga secangkir 50 rb, total 200rb. Di sisi lain ada keperluan investasi (pendidikan misalnya) yang harus di penuhi sebesar 100rb per bulan, maka Financial Planner akan merekomendasikan (adjustment) untuk mengurangi  ngopi mungkin sebulan 2 kali atau tetap 4 kali tetapi di coffe shop yang berbeda dengan pengeluaran sama yaitu 100rb.

Anda bisa melakukannya kan?

Asuransi Pendidikan

Banyak orang yang mulai concern tentang persiapan dana pendidikan, sehingga mereka mencari pilihan produk Asuransi Pendidikan ini, tapi kemudian terkaget-kaget melihat polis mereka (setelah dianalisa) bahwa sering sekali terjadi kesalahan masal… (sengaja atau ngak sengaja ya?) terhadap polis asuransi pendidikan ini.

Kita mulai mundur sedikit ke Jaman dulu (sebelum unitlink lahir), produk Asuransi Pendidikan yang ditawarkan menggunakankan asuransi jenis tradisional WholeLife atau Endowment.  Nah, Dengan produk WholeLife/Endowment ini biasanya sudah ada jangka waktu dana keluar atau penarikan dana seperti ketika anak masuk SD, SMP, SMU, dan kuliah , biasanya disebut tahapan. Setelah ada unitlink saat ini dapat dipastikan sebagian besar Asuransi Pendidikan yang ditawarkan berbasis unitlink ini. 
Bagian Asuransi Jiwa dari Asuransi Pendidikan sebenarnya dibuat bertujuan untuk meng “cover” jiwa pemilik dana (gaji) alias si pembayar premi asuransi tersebut dalam hal ini harusnya orang tua (bisa bapak atau bisa ibu…. meskipun biasanya bapak).  Yang artinya, fungsi awal dari Asuransi Jiwa di Asuransi Pendidikan adalah bila orang tua (bapak) meninggal dunia, anak akan mendapatkan sejumlah dana untuk melanjutkan biaya sekolah dan kuliahnya, langsung dimuka.  Case Closed.  

Nah belakangan ini banyak agen yang kreatif dalam menjual Asuransi Pendidikan ini dengan cara yang berbeda dari konsep diatas, seperti apa kreatifnya? Alih2 meng cover si bapak atau ibu pemilik dana (yang bayar premi asuransi), yang dilindungi JIWANYA justru si ANAK Dengan kata lain, konsep ini berjalan kalau orang tuanya meninggal dunia, anak tidak dapat dana untuk kuliah mereka langsung saat itu alias Uang Pertanggungan (UP) nya tidak keluar. Lho?



Pekerjaan Perencana Keuangan (Financial Planner)

Mungkin sebagian anda masih belum tahu, sebenarnya apa sih perencanaan keuangan itu? Dalam Blog inipun sudah ada ulasan teoritis tentang itu, nah sekarang saya ingin menuliskan secara praktis dan mudah di fahami.

Jadi Perencanaan Keuangan adalah pekerjaan merencanakan dari bebagai aspek tujuan keuangan yaitu terutama dari waktu dan biaya yang sudah di ketahu saat ini. Meliputi :
  1. Cash Flow atau arus kas, atau jaman dahulu kala sekolah di ajarkan pengeluaran dan pendapatan jangan sampai besar pasak daripada tiang. Nah seorang Financial Planner membantu cash flow klien agar Pendapatan di kurangi Pengeluaran masih ada sisa (tidak nol atau negatif) atau mempositifkan cash flow client, di sesuaikan dengan kebutuhan keuangan yang menjadi prioritas. Dalam penyesuaian atau adjustment ini misalnya: Klien memiliki pengeluaran (cash Flow) ngopi  di Star......sebulan 4 kali, dengan harga secangkir 50 rb, total 200rb. Di sisi lain ada keperluan investasi (pendidikan misalnya) yang harus di penuhi sebesar 100rb per bulan, maka Financial Planner akan merekomendasikan (adjustment) untuk mengurangi  ngopi mungkin sebulan 2 kali atau tetap 4 kali tetapi di coffe shop yeng berbeda dengan pengeluaran sama yaitu 100rb.
  2. Debt Management atau Manajemen Hutang. Seorang Perencana Keuangan akan membuatkan beberapa skenario pelunasan hutang yang mengancam kelangsungan financial seseorang.Misal Pelunasan Kartu Kredit, Tunggakan di Bank dll.
  3. Dana Darurat (DD) atau Emergency Fund. Financial Planner akan menghitung kebutuhan DD Klien, membantu klien membentuk dana darurat hingga batas aman secara financial beserta rekomendasi instrumen  dan besaran investasinya hingga Dana Darurat tersebut terbentuk.  Besaran Dana Darurat setiap orang berbeda-beda, tergantung jumlah tanggungan dan kecepatan seseorang mendapat pekerjaan kembali. DD keluarga dengan 2 anak dan ada mertua akan berbeda jumlahnya dengan mereka yang pasangan belum memiliki anak atau masih single. Nah Financial Planner memiliki parameter DD ini berdasarkan kondisi Klien, apakah 4 kali, 6 kali, 9 kali, atau 12 kali pendapatan bulanan. Misal kebutuhan DD sebesar 200jt, setelah terbentuk kemana saja di alokasikan investasinya, sesuai dengan tujuan keberadaannya sebagai DD.
  4. Perencanaan Asuransi. Financial Planner akan menghitung kebutuhan asuransi jiwa klien berdasarkan income masing-masing (suami, istri) jumlah tanggungan, masa pensiun, Biaya hidup yang di butuhkan jika sewaktu-waktu tidak mampu lagi mendapatkah nafkah karena terkena Penyakit Kritis, kecelakaan atau tutup usia, sehingga kebutuhan hidup keluarga tetap tersedia jika hal itu terjadi. Besaran Uang Santunan Asuransi yang di beli berbeda tiap orang berdasarkan resiko pekerjaan dan resiko kesehatan masing-masing. Seseorang mungkin hanya butuh asuransi jiwa saja tanpa asuransi penyakit kritis, karena history keluarga sehat dan panjang usia. Rata-Rata saat ini orang hanya membeli tanpa mengetahui kebutuhan dan jumlahnya dengan tepat, yang ada salah beli asuransi. Financial Planner akan memberikan rekomendasi produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan klien dengan perusahaan asuransi yang aman dan dapat di percaya. Misal Seorang Suami dengan istri tidak bekerja akan memerlukan US jauh lebih besar di banding suami yang istrinya bekerja. Kebutuhan asurasni jiwa akan di hitung dengan bebrapa metode, HLV, IBV, atau SBV.
  5. Perencanaan Pensiun. Klien akan di hitungkan kebutuhan biaya hidup saat dan selama pensiun nanti, berdasarkan gaya hidup saat ini, dan jumlah serta instrumen investasi untuk mencapainya. Misal jika  kebutuhan hidup saat ini 15 juta /bulan dan akan pensiun 20 tahun lagi,setelah pensiun harapan hidupnya masih 25 tahun lagi, maka berapa capital (uang) yang harus terbentuk saat pensiun nanti untuk hidup 25 tahun lagi minimal tetap hidup degan gaya saat sekarang. Misal dari penghitungan di peroleh Dana pensiun yang di butuhkan sebesar 10 M, maka berapa dan kemana investasinya agar dalam 20 tahun yang akan datang, terbentuk capital 10 M? Financial Planner akan menghitungkannya untuk klien. 
  6. Perencanaan Pendidikan 
  7. Perencanaan Investasi lainnya (Haji, Rumah, Mobil, panti Asuhan, tanah, dll) 
  8. Tax Planning (Perencanaan Pajak) 
  9. Divorce Planning 
  10. Married Planning 
  11. Estate Planning (Perencanaan Warisan), dll
Perencanaan yang belum saya bahas (6-11) akan saya lanjutkan dalam ulasan berikutnya

Bersambung......


Lunasin Kartu Kredit Atau Bersedekah ?


T: Dengan momentum ramadhan ini, saya ingin sekali bisa memperoleh keutamaannya dengan bersedekah ta’jil atau makan sahur, tetapi saya masih ada hutang yang lumayan besar. Bagaimana, bolehkah kalau saya tunda melunasi tagihan kartu kredit dan mengalokasikan untuk sedekah? Bagaimana pelunasan yang harus saya lakukan terhadap 4 Kartu Kredit saya tersebut? YN– Jakarta

J : Kalau di tanya “boleh” jawaban nya boleh. Yang perlu menjadi perhatian adalah dalam Islam di sarankan untuk melunasi (mengutamakan) kewajiban (hutang) baru yang sunnah (bersedekah). Oleh karena itu sebaiknya di utamakan melunasi tagihan-tagihan kartu kredit tersebut terlebih dahulu. Bapak YG toh masih mampu jika menyediakan menu buka dan sahur untuk beberapa orang saja, tidak perlu memaksakan keuangan  menyediakan untuk 1 panti asuhan dengan 50 anak asuh, yang akan menyebabkan bapak harus berhutang lagi.
Sebenarnya jika managemen pendapatan sudah berjalan,  harusnya ada alokasi untuk cicilan-cicilan dalam cash flow (arus kas : pendapatan dan pengeluaran-pengeluaran) yaitu maksimal total cicilan sebesar 30%-35% dari income, dan pos sedekah ada di pos Zakat, Infak, Sedekah sebesar 10% (atau minimal 2,5% zakat saja) dari pendapatan, sehingga bisa tetap bersedekah di ramadhan ini.

Tentang tagihan kartu kredit bapak yang memang wow menurut saya. Pembayarannya dapat bapak lunasi dengan :
  1. Menarik deposito, dan tidak berhutang lagi tanpa terkontrol seperti ini. Hanya gunakan untuk yang memang pengalihan kebutuhan saja, misal untuk belanja bulanan, sesuai dengan alokasinya dan di bayar lunas saat tagihan datang.  Jangan jatah belanja bulanan alokasi 1jt bapak belanja 1,5jt, maka saat pembayaran akan berhutang 500ribu. Padahal bunga Kartu kredit bukan dari sisa yang tidak di bayar tapi dari seluruh tagihan. Sangatlah tidak masuk akal, inflasi 10%-12%, tetapi berhutang kartu kredit dengan bunga 3,5%-4%/bulan atau 40%/tahun. Yang ada minus atau negative keadaannya. 
  2. Melakukan cicilan, missal alokasi cicilan sebesar 5, maka pelunasan dapat dengan skenario Lunasin dulu tagihan dengan tagihan terbesar, mendapat proporsi paling besar.
Nah, bapak selamat menunaikan kewajiban pinjaman dan kewajiban berpuasa, semoga mendapat keberkahan dari keduanya. 

Untuk Keperluan Perencananaan Keuangan, silahkan  email di ila.abdulrahman@gmail.com, untuk appointment (jadwal ketemu). Atau follow twitter @ilarahman

Tulisan ini sudah di muat di harian joglosemar tanggal 20 Juli 2013.

Kelas CPMM (Certified Personal Money Manager) Solo

Hotel Sahid Jaya in Solo, Jawa Tengah
Get Directions to Jl Gajah Mada No. 82, Solo, Jawa Tengah 57110

October 12, 2013 at 8:00 am -October 13, 2013 at 5:00 pm (GMT +7)
Add to my calendar:

About This Event

Certified Personal Money Manager Solo
 
Perasaan baru gajian tapi uang sudah habis.
Gaji hanya “numpang” lewat rekening bertahan 1-2 hari saja.
Pertengahan bulan sudah bokek.
Tidak bisa menabung, apalagi investasi.
Tidak tau berapa biaya pendidikan anak nanti, apalagi biaya pensiun.
Salah beli asuransi dan tidak punya dana darurat

Apakah anda termasuk di dalam kategori ini?

Permasalahan keuangan keluarga menyebabkan banyak anggota keluarga yang menjadi stress dan tidak tahu bagaimana harus mengelola keuangannya. Anda mengerti bahwa mengelola keuangan menjadi bagian terpenting dalam kehidupan anda dan keluarga,  tapi kok keliatannya anda merasa masih belum cocok dan pantas untuk menggunakan jasa seorang Perencana Keuangan dengan alasan apapun. Apakah karena biaya yang tinggi, atau karena anda tidak PeDe ketahuan bahwa keuangan anda berantakan, atau keungan itu suatu hal yang tabu untuk dibicarkan dengan orang lain atau alasan apapun.
 
Menjawab kebutuhan tersebut, IARFC Indonesia bersama AFC Academy menyelenggakan kelas Personal Money Manager (PMM) selama 2 hari.  Personal Money Manager adalah kelas yang disediakan bagi Anda yang ingin belajar mengelola keuangan rumah tangga  secara simpel dan anda lakukan sendiri (self-doing) di kelas. Lulusan akan mendapatkan sertifikasi Certified Personal Money Manager (CPMM) dari IARFC Indonesia.
 
Di dalam kelas ini anda akan mempelajari tentang:
Apa & Kenapa Saya Butuh Merencanakan Keuangan?,
Mengisi Daftar Aset & Hutang dan CashFlow Bulanan,
Menghitung, Mengelola Hutang & Dana Darurat,
Pengenalan Asuransi & Menghitung Kebutuhan Asuransi Pribadi (sederhana),
Pengenalan Time Value Of Money,
Membuat Perencanaan Keuangan Keluarga (pribadi).
 
 Jadwal Pendidikan:
Lama Pendidikan : 2 Hari
Hari : Sabtu dan Minggu
Tgl : 12-13 Oktober 2013
Jam : 09:00 - 17:00 WIB
 
Lokasi Pelatihan:
Hotel Sahid Jaya
Jl Gajah Mada No, 82, Solo

Topik:
“Do Your Self Financial Planning”
 
Pengajar:
Aidil Akbar Madjid, MBA, MNLP, CFE, CFP, CH, CHt, RIFA, RFC
Perencana Keuangan /Wealth Planner /Advisor ,Wall Street Celebrity dengan pengalaman hampir 20 tahun di Indonesia & Amerika, pengarang 10 buku Keuangan.  Pengasuh acara dibanyak TV, Radio dan media cetak/online. Detil tentang Aidil Akbar Madjid bisa dilihat di http://ow.ly/lU5WR

Target Peserta
Mahasiswa, Ibu Rumah Tangga, Karyawan serta Pengusaha
 
Fasilitas
Handout Pelatihan
Mini Calculator
Makan Siang & Coffee Break
Sertifikat (Certified Personal Money Manager)

Investasi:
Rp2.200.000,-

Tempat terbatas! Segera daftarkan diri anda, dan dapatkan harga khusus dari kami!
Bagi 3 orang pendaftar pertama yang melunasi sebelum tanggal 10 September 2013, cukup dengan:
Rp1,900,000,-


Formulir Pendaftaran
Unduh

Informasi dan Pendaftaran:
Siti Ruhailah Abdulrahman (ila) - 08888727679
Email: ila.abdulrahman@gmail.com

Bagi anda yang telah mengambil pendidikan Personal Money Manager (PMM) ini ternyata menyadari bahwa ilmu keuangan itu seru dan penuh tantangan, sehingga memutuskan ingin mengetahui lebih lanjut tentang keuangan dan Perencana Keuangan, anda dapat melanjutkan pendidikan ke kelas Basic Financial Planning dari IARFC Indonesia di minggu ke 2 (tidak harus kelas penuh 4 minggu) dan tentunya dengan biaya investasi yang berbeda dari kelas reguler.  Serta berhak mendapatkan sertifikasi Registered Para Planner dari IARFC Indonesia.

Perbedaan Reksadana dan Unit Link

Selasa pagi, saatnya berbagi tentang salah satu Instrument #Investasi dlm #MoneyManagement , yaitu #Reksadana :

1.Reksadana Pasar Modal (Pasar uang, Pendapatan tetap, Campuran , saham) | di perdagangkan di bursa efek | di jual ke masyarakat melalui : Agen Penjual reksadana (Sekuritas, Bank) |berlaku biaya : Kustodi, investasi , Penjualan, redemption |ditujukan untuk investasi jangka menengah-panjang.

2.Unit Link | Reksadana diatas yang di jual di perusahaan Asuransi. di tawarkan dengan nama A-Link, B-Link, ***Link, TakafuLink. Produk yang di tawarkan mulai tahun 2005 an, termasuk kategori produk ini |Satuan Unit NAB ; Nilai Aktiva Bersih| Tujuan Utama adalah utk Proteksi, meski ada hasil investasi, itu anggap sebagai bonus | Berlaku Biaya di reksadana dan juga biaya Pengelolaan(akuisisi) selama 4,5 tahun pertama, dengan kisaran besaran berbeda-beda di setiap perusahaan Asuransi. Dana Nasabah akan full di investasikan setelah th ke 4 atau th ke 5. |Meskipun di bilang Full invest, Produk ini tetap melekatkan ASURANSI JIWA, sebagi benefit WAJIB.
TIPS : tidak semua agen memiliki hati nurani, kadang mereka hanya mengejar target. oleh karena itu, mintalah PROTEKSI yang sesuai dg KEBUTUHAN dan Premi yang SECUKUPNYA sesuai dg proteksinya. Misal, jika untuk Santunan TUTUP USIA 3M, hanya di butuhkan premi 2,5/bulan selama 7 tahun (proteksi bisa sampai usia 70, aman sampai 15 th) mengapa andabeli dg Premi 4 atau 5 jt/bulan? inilah namanya MISSedBUYING.

Artikel Terkait :
Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional
Menghitung Kebutuhan Dana Pensiun
 

  

Memilih Proteksi Asuransi dalam Unit Link

T : Beberapa waktu yang lalu saya di datangi seorang agen asuransi, dan menawarkan produknya *****Link. Dengan menabung sekian ribu per bulan, maka selain proteksi asuransi jiwa juga akan dapat 5 proteksi lain dan nilai tunai yang bisa di ambil di akhir masa perjanjian. Saya tidak tahu apakah perlu proteksi tersebut untuk saya? Mr X – Colomadu.
J : Perlu di ketahui, bahwa jenis proteksi yang di butuhkan setiap orang adalah TAYLOR MADE, atau berbeda antara satu orang dengan orang lainnya, berhubungan dengan jenis pekerjaan, gaya hidup dan riwayat kesehatan keluarga, serta asuransi yang sudah di miliki.  
Kenali kondisi diri anda sendiri, karena mungkin anda hanya butuh proteksi Asuransi Jiwa saja, ATAU asuransi jiwa dan kesehatan saja, berikut beberapa proteksi dalam Unit Link dan kondisi beserta proteksiyang dibutuhkan yang bisa di jadikan pertimbangan.
Proteksi 
  1. Santunan meninggal  atau biasa di sebut Uang Pertanggungan (UP) (wajib)
  2. Santunan Kecelakaan (meninggal karena kecelakaan)
  3. Santunan Cacat Tetap Total (Total Permanent Dissability), akan sekian persen, jika tetap sebagian, missal jempol, lengan, atau kaki saja. 
  4. Santunan Harian Rawat Inap (Cash Plan), bisa doble/triple klaim atau lebih, berlaku legalisir. 
  5. Hospital Rider (Biaya Rawat Inap/Asuransi Kesehatan), single klaim, berlaku dokumen Asli. Hanya di cover (diganti) oleh salah satu asuransi, jika memiliki lebih dari 1, maka tidak bisa di klaim ke yang lain, kecuali kekurangannya. Misal, rawat inap habis 30 jt, sudah di cover semua oleh Asuransi A, maka Asuransi B, tidak akan membayar, kecuali, asuransi A hanya mengcover 20 jt atau berapa, maka asuransi B akan membayar kekurangannya. , jika sudah memiliki cover , tidak perlu membeli manfaat ini.
  6.  Santunan Penyakit Kritis  (Criticall Illness), harus anda baca detail dalam polis, kapan di covernya, apakah begitu dokter menyatakan terdeteksi, atau setelah stadium sekian atau pada kondisi tertentu, sehingga tidak terjadi salah persepsi, salah Klaim
  7.  Payor (waver Premium) TPD/DD : pembebasan kontribusi jika cacat tetap total krn kecelakaan.
  8. Payor CI : pembebasan premi jika sakit kritis, harus di baca detail syarat dan ketentuan , seperti no 6.
  9. Payor Term : pembebasan premi jika Pemegang Polis/Penanggung Tutup Usia.

Dari ke 9 proteksi tersebut, mana yang harus anda ambil?
  1. Jika anda bekerja dalam lingkungan dengan resiko kecelakaan kerja tinggi :     1,2,3,7, atau 1,3,7 atau 1,7.
  2.   Jika history keluarga  (kakek/nenek/ayah/ibu/kakak/adik/istri/suami) ada riwayat penyakit kritis : 1,6,8 atau 1,8.
  3.  Jika polis tertanggung/peserta anak, dan anda berada dalam kondisi poin 1 : 1, 7,9 atau 1,9.>>>NOT RECOMENDED (Tidak sesuai dengan tujuan Asuransi)
  4.  Jika polis tertanggung/peserta anak, dan anda berada dalam kondisi poin 2 : 1, 8,9 atau 1, 9.>>>NOT REKOMENDED (Tidak sesuai dengan tujuan Asuransi)
  5.   Cash Plan boleh anda beli jika memang mengalami kondisi sering rawat inap.
  6.   Hospital Rider, anda beli jika belum memiliki proteksi biaya Rawat inap (asuransi Kesehatan), jika bisa di beli terpisah, sebaiknya beli secara terpisah, untuk rawat inap saja, atau Term Life (Asuransi Jiwa) dan Asuransi Kesehatan.
Berdasarkan Data yang Bapak, lampirkan, bapak hanya membutuhkan proteksi Asuransi Jiwa sebesar Rp 5 M, bisa di beli dengan 2 cara : 
  • Membeli Asuransi Jiwa berjangka (Term Life Insurance) atau 
  • Unit Link dengan proteksi Uang Pertanggungan saja. Sebelumnya bandingkan besaran premi dengan cara yang sudah di muat di edisi ini tgl 6 Juli 2013 kemarin.
Untuk Keperluan Asuransi, Investasi Pensiun, Investasi Pendidikan , silahkan email di ila.abdulrahman@gmail.com, twitter @ilarahman atau baca di www.ilaabdulrahman-perencanakeuangan.blogspot.com.

Anda memiliki persoalan yang sama dengan bapak yang satu ini, beliau sedang terbelit masalah hutang. Simak di  edisi 20 Juli 2013, “Manajemen Hutang Kartu Kredit”.

Tulisan ini telah di publikasi di harian Joglosemar, 13 juli 2013, dalam rubrik "Bijak Kelola Uang", juga dalam webnya resminya.

Artikel Terkait

Recent

PROFIL FINANCIAL PLANNER - ILA ABDULRAHMAN

ILA ABDULRAHMAN, S.Pt., RIFA, RFC Siti Ruhailah Abdulrahman, S.Pt., RPP, RFA,   RIFA, RFC atau yang dikenal dengan Ila Abdulrahman, ad...

Baca Juga