Produk Asuransi Syariah (Takaful)

Produk dalam konsep asuransi syariah, bukanlah komiditi yang dijual untuk mendapatkan hasil/keuntungan, namun produk bertujuan untuk mengukur tingkat risiko kepersertaan nasabah untuk bergabung menjadi keluarga peserta asuransi syariah Semakin tinggi risiko, maka nilai Tabarru yang harus dikeluarkan semakin besar, karena kemungkinan mendapatkan santunan klaim semakin besar.

Dalam Asuransi Kerugian produk akan terus berkembang seiring dengan kemajuan zaman dan kebutuhan manusia yang akan terus meningkat, jenis risiko dan sebabnyapun akan semakin kompleks. Manusia akan semakin berusaha mengurangi risiko yang akan terjadi, sehingga kebutuhan Asuransi Kerugian akan semakin meningkat. Untuk itu Produk akan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan.

Tidak semua produk-produk diatas dapat diaksep oleh Asuransi Takaful Umum, karena terlebih dahulu harus memperhatikan hal-hal berikut :
  1. Kaidah Syariah
  2. Claim Ratio (Porto Folio Klaim)
  3. Kapasitas Re-Asuransi
  4. Reciprocal Business
Sejak tahun 2015, produk ATU dibenteuk beberapa Sub-Segment. Tujuan dibentuk segmentasi agar bisa mendapatkan gambaran mengenai kelompok-kelompok peserta ATU yang homogen, dimana tiap kelompok (bagian) dapat dipilih sebagai pasar yang dituju (ditargetkan) untuk pemasaran suatu produk ataupun strategi kebijakan perusahaan dalam melakukan analisa teknik seperti Kebijakan Reasuransi/Retakaful, Strategi Promosi, Strategi Penjualan dan termasuk bisa mempengaruhi kebijakan dalam HRD. Sub-Segmentasi tersebut adalah :
  1. SEGMENT PERSONAL LINE
  2. SEGMENT SMALL MEDIUM ENTERPRISE
  3. SEGMENT CORPORATE
Selain itu, guna mempercepat pelayanan akseptasi maka dibuat sistem FAST FLOW yang merupakan proses akseptasi yang cepat, efektif dan efisien didalam lingkungan internal ATU, karena itu produk-produk yang sudah ditentukan masuk dalam kategori Fast Flow, tidak perlu memerlukan proses akseptasi underwriting. Sedangkan produk-produk yang tidak termasuk ke dalam Fast Flow, dan bisnis-bisnis MEGA RISK, diperlukan persetujuan akseptasi underwriting.



Copy Right : Takaful Umum

Comments

Popular posts from this blog

Beban Hutang Pra Nikah